Berapa Takaran Tepat Pakai Retinol? Yuk Simak Penjelasan Ahli

10 hours ago 8

CANTIKA.COM, Jakarta - Retinol menjadi salah satu bahan aktif yang banyak diandalkan dalam rutinitas perawatan kulit. Kandungan turunan vitamin A ini kerap digunakan untuk membantu memperbaiki tampilan kulit, termasuk menyamarkan garis halus dan membuat tekstur kulit terlihat lebih merata.

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan retinol: lebih banyak bukan berarti hasilnya akan lebih cepat terlihat. Alih-alih mendapatkan manfaat maksimal, penggunaan retinol secara berlebihan justru dapat membuat kulit mengalami iritasi.

Dermatolog Dendy Engelman, MD, mengatakan takaran retinol yang umumnya dibutuhkan untuk seluruh wajah hanya sekitar sebutir kacang polong. Produk dapat ditotolkan pada beberapa area kulit wajah, kemudian diratakan secara tipis dan merata.

Dengan kata lain, tidak perlu membuat lapisan retinol yang tebal demi mengejar hasil. Menambah jumlah produk tidak serta-merta membuat kandungan tersebut bekerja lebih cepat.

Perhatikan Konsentrasi dan Jenis Retinol

Takaran penggunaan retinol juga tidak bisa disamaratakan untuk semua produk. Dermatolog Ellen Marmur, MD, menjelaskan bahwa jumlah yang dibutuhkan dapat bergantung pada konsentrasi serta jenis produk yang digunakan.

Karena itu, penting untuk membaca petunjuk pemakaian yang tercantum pada kemasan. Hal ini menjadi semakin penting bagi pengguna retinoid yang diperoleh melalui resep dokter karena konsentrasi dan aturan penggunaannya dapat berbeda.

Untuk kamu yang baru mulai memasukkan retinol ke dalam rutinitas skincare, tidak perlu langsung menggunakannya setiap malam. Engelman menyarankan penggunaan secara bertahap untuk memberikan kesempatan bagi kulit beradaptasi.

Pada dua minggu pertama, retinol dapat digunakan dua kali seminggu. Jika kulit sudah mulai terbiasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda iritasi, frekuensinya dapat ditingkatkan menjadi setiap dua malam sekali.

Pemakaian setiap malam pun sebenarnya tidak selalu diperlukan. Menurut Engelman, penggunaan sekitar tiga hingga lima malam dalam seminggu sudah cukup bagi banyak orang.

Kulit Terbakar dan Mengelupas Bisa Menjadi Tanda Berlebihan

Retinol memang membutuhkan proses sebelum manfaatnya terlihat. Karena itu, menambah takaran ataupun frekuensi pemakaian bukan jalan pintas untuk mendapatkan hasil lebih cepat.

Sebaliknya, kulit yang terasa seperti terbakar, kemerahan, mengelupas, menjadi sangat sensitif, hingga muncul ruam dapat menjadi tanda bahwa retinol digunakan terlalu sering atau terlalu banyak.

Iritasi juga bisa terjadi ketika retinol digunakan bersamaan dengan terlalu banyak bahan aktif lainnya. Jadi, bukan hanya retinol yang perlu diperhatikan, tetapi juga keseluruhan produk yang digunakan dalam rutinitas skincare.

Bagi pemula, Engelman menyarankan mengaplikasikan retinol pada kulit yang benar-benar kering. Jika kulit cenderung mudah mengalami iritasi, pelembap bisa digunakan sebelum dan sesudah retinol sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi potensi iritasi.

Perlu diketahui adalah penggunaan retinol membutuhkan konsistensi dan kesabaran. Takaran yang lebih banyak tidak menjamin hasil yang lebih cepat. Justru, menggunakan retinol secukupnya dan memberi waktu bagi kulit untuk beradaptasi menjadi bagian penting agar bahan aktif ini dapat digunakan dengan lebih nyaman.

Pilihan Editor: PDRN vs Retinol, Mana yang Lebih Efektif? Simak Perbedaan Cara Kerja, Hasil, dan Cara Memakainya

ANTARA | ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |