IFW 2026: Kolaborasi Pendopo dan Julia Orlandy Bawa Koleksi Ulos Vibes Modern Kontemporer

12 hours ago 6

CANTIKA.COM, Jakarta - Gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 diramaikan aneka kreativitas wastra karya anak bangsa. Mengusung tema besar "Ulos Simetria", panggung IFW 2026 menjadi lebih berwarna lewat peragaan busana kolaborasi Pendopo x Julia Orlandy bertajuk "Nadi di Tondi".

Koleksi ini menghadirkan sembilan looks modern kontemporer yang memikat pecinta mode. Kain tenun khas Sumatera Utara yang kerap dianggap 'kaku' dan formal ini bisa bertransformasi menjadi busana yang modis dan fungsional.

Sentuhan Korset hingga Silhouette Asimetris

Dari pantauan Cantika di panggung runway, deretan kain ulos berwarna cerah disulap secara apik menjadi obi bermodel korset. Dipadukan dengan blus dan gaun monokrom polos, penampilan ini menciptakan kontras yang elegan dan modern.

Tak berhenti di situ, pada look lainnya, kain ulos diolah menjadi blus dengan detail turtleneck dan potongan asimetris. Ada pula setelan kasual dihiasi potongan ulos flowy yang cocok dikenakan untuk aktivitas sehari-hari.

Koleksi bertajuk Nadi di Tondi kolaborasi Pendopo Indonesia x Julia Orlandy dalam rangkaian Indonesia Fashion Week 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

Filosofi 'Nadi di Tondi' & Budaya Mangulosi

Nama koleksi "Nadi di Tondi" sendiri terinspirasi dari budaya mangulosi dalam tradisi masyarakat Batak, yang bermakna memberikan kehangatan, doa, serta perlindungan jiwa (tondi).

Lewat kolaborasi perdana ini, Pendopo menggandeng Julia Orlandy, desainer berbakat yang kerap merancang busana untuk ajang Miss Indonesia, untuk menerjemahkan warisan budaya ini ke dalam estetika modern.

"Kami mengupayakan desain modern kontemporer agar pasar dan masyarakat tidak lagi melihat tenun Sumatera Utara sebagai sesuatu yang 'berat' atau hanya bisa dipakai untuk acara adat tertentu," jelas Putu Laura, Head of Pendopo di JCC Senayan, Jakarta, 30 Juli 2026.

Proses penggarapan sembilan looks ini dikisahkan melewati proses diskusi dan revisi yang intensif demi menghasilkan perpaduan gaya yang elegan sekaligus kasual.

(dari kiri) Putu Laura - Head of Pendopo & desainer Julia Orlandy. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

Pendopo dan Julia Orlandy secara khusus merancang koleksi yang fungsional agar kain ulos menjadi lebih wearable dan relevan untuk anak muda urban.

"Kami ingin memperkenalkan kepada pelanggan bahwa ulos tidak hanya bersifat sesekali (occasional). Koleksi ini dirancang agar versatile, nyaman dan cocok dipakai untuk bekerja, ngantor, hingga acara gathering," tambahnya.

Melalui koleksi "Nadi di Tondi", Ulos kembali diperlihatkan tak sekadar warisan tradisi, tetapi juga bagian dari tren mode kekinian yang timeless!

Pilihan Editor: Pendopo Bawa Koleksi Tenun Baduy di Indonesia Fashion Week 2025

SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |