
Merak, (ProBanten) – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Penguatan Kepatuhan dan Akurasi Data Manifest Angkutan Penyeberangan Pelabuhan Merak sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan terhadap pengguna jasa transportasi laut serta memastikan proses pelayanan santunan kecelakaan dapat dilakukan
secara cepat, tepat, dan akuntabel hari Kamis, 14 September 2026 bertempat di Mall Sosoro Merak, Banten.
Sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum berdasarkan, Jasa Raharja memiliki kepentingan yang erat terhadap kualitas data manifest penumpang.
Manifest tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi pelayaran, tetapi juga menjadi salah satu sumber informasi penting dalam proses identifikasi korban serta verifikasi hak santunan apabila terjadi kecelakaan angkutan penyeberangan.
Data manifest yang lengkap dan akurat sekurang-kurangnya memuat identitas penumpang, jumlah penumpang, nama dan rute kapal, serta informasi keberangkatan dan tujuan. Dalam kondisi darurat, data tersebut menjadi acuan penting untuk mengetahui jumlah serta identitas penumpang yang berada di dalam kapal.
Kepala Sub bagian Iuran Wajib, Haris Subekti menyampaikan bahwa akurasi manifest memiliki hubungan langsung dengan kecepatan pelayanan kepada korban dan keluarga korban.
“Bagi Jasa Raharja, manifest bukan sekadar daftar penumpang. Data tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan identitas korban, status penumpang, serta mempercepat proses verifikasi dalam pemberian santunan. Karena itu, kepatuhan dalam pengisian manifest harus menjadi perhatian bersama sejak penumpang melakukan proses keberangkatan.” Ujarnya.
Selain memberikan kepastian terhadap jumlah penumpang, manifest yang tertib juga mempunyai peran dalam memberikan kepastian hak penumpang. Penumpang yang tercatat secara benar akan lebih mudah diverifikasi sebagai pengguna angkutan umum yang memperoleh perlindungan Jasa Raharja apabila mengalami kecelakaan selama berada dalam ruang lingkup jaminan.
Sebaliknya, ketidaksesuaian atau ketidaklengkapan data dapat menimbulkan kendala dalam proses verifikasi klaim.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kesamaan pemahaman seluruh stakeholder bahwa manifest yang akurat merupakan bagian dari sistem keselamatan dan perlindungan penumpang, bukan semata-mata pemenuhan kewajiban administratif. (Rid)

2 hours ago
2

















































