Partai Gerakan Rakyat Resmi Mendaftar Sebagai Partai Politik

1 day ago 3

PARTAI Gerakan Rakyat resmi mendaftar sebagai partai politik ke Kementerian Hukum di Gedung Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2026. Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan partainya sudah menyelesaikan seluruh rangkaian proses verifikasi administrasi di tingkat daerah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Seluruh pengurus di 38 provinsi telah mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) provinsi. "Pada 22 Juli 2024 kami sudah melengkapi 38 SKT," kata dia dalam pidatonya di Gedung Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2026.

Dia mengklaim anggota Partai Gerakan Rakyat di seluruh daerah membutuhkan perjuangan untuk memenuhi syarat verifikasi administrasi. "Kami keluar masuk kantor kelurahan, kantor desa, kantor kesbangpol, kantor kanwil untuk perbaikan demi perbaikan," kata dia. 

Menurut dia, Partai Gerakan Rakyat bukan berdiri karena ada pemodal. Partai ini berkembang dari akar rumput. Karena itu, dia mengklaim Partai Gerakan milik masyarakat Indonesia. "Bukan partai milik satu orang, keluarga, atau kelompok," ujar dia. 

Dia berterima kasih kepada para pengurus daerah karena berupaya membangun kekuatan politik dari bawah. Bagi dia, pendaftaran ini merupakan langkah permulaan. Apalagi, Partai Gerakan Rakyat belum mendapatkan badan Hukum. 

"Kami baru mendapatkan secarik kertas yang menerangkan bahwa dokumen telah diterima," kata dia. 

Setelah resmi menerima badan hukum, Partai Gerakan Rakyat akan berupaya mendapatkan tiket sebagai peserta pemilu. "Maka fase berikutnya memenangkan pemilihan umum 2029," kata dia. 

Sebelum menjadi Partai, kelompok ini sebelumnya bernama Ormas Gerakan Rakyat yang diresmikan pada 27 Februari 2025 di Jakarta. Ormas ini terinspirasi oleh gagasan mantan calon presiden 2024 Anies Baswedan. Juru bicara Gerakan Rakyat, Yusuf Lakaseng, menyatakan ormas ini berangkat dari ide dan gagasan Anies. "Terutama soal pendidikan," kata Yusuf.

Ormas ini kemudian bertransformasi menjadi Partai Gerakan Rakyat dalam rakernas 17-18 Januari 2026. Pada Desember 2025, Anies resmi menjadi anggota Gerakan Rakyat. Meski sempat menegaskan bukan kendaraan politik pemilu 2029, wacana transformasi menjadi partai mulai dibahas sejak rapimnas pada Juli 2025.

Transformasi itu lalu diputuskan dalam rakernas pada 17-18 Januari 2026 di Jakarta. Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri menjadi partai politik. Organisasi ini menetapkan arah perjuangan berlandaskan keadilan sosial dan demokrasi berkeadaban, dengan nilai Panca Dharma sebagai fondasi.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |