Prediksi Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026

1 day ago 3

PRANCIS akan menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat dinihari, 10 Juli 2026. Laga yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 03.00 WIB dan disiarkan langsung TVRI itu menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 sekaligus perebutan tiket ke empat besar.

Prancis datang dengan status sebagai salah satu favorit juara. Tim asuhan Didier Deschamps itu menyapu bersih lima pertandingan untuk lolos ke delapan besar. Sementara Maroko kembali menjadi wakil Afrika yang tampil impresif setelah menembus perempat final tanpa terkalahkan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Les Bleus mengawali langkah dengan menjadi juara Grup I sebelum menyingkirkan Swedia dan Paraguay pada fase gugur. Kemenangan atas Paraguay baru dipastikan lewat penalti Kylian Mbappe. Secara keseluruhan, Prancis telah mencetak 13 gol dalam lima pertandingan di Piala Dunia 2026.

Ketajaman lini depan Prancis berasal dari kombinasi Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola. Mereka juga mendapat kontribusi penting dari Desire Doue yang memenangi penalti saat menghadapi Paraguay.

Deschamps, yang akan mengakhiri masa jabatannya setelah Piala Dunia 2026, membawa Prancis memenangi 11 dari 12 pertandingan kompetitif terakhir. Jika mendampingi timnya menghadapi Maroko, ia akan mencatat laga Piala Dunia ke-25 sebagai pelatih dan menyamai rekor Helmut Schon.

Prancis juga memiliki catatan pertemuan yang lebih baik atas Maroko. Seperti dikutip dari Sportskeeda, dari enam pertemuan sebelumnya, Les Bleus meraih empat kemenangan, sekali imbang, dan hanya sekali kalah. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu Prancis menang 2-0 melalui gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani sebelum akhirnya menjadi runner-up usai kalah dari Argentina di final.

Meski demikian, Maroko kembali menunjukkan konsistensinya di Piala Dunia. Tim asuhan Mohamed Ouahbi lolos sebagai runner-up Grup C, kemudian menyingkirkan Belanda lewat adu penalti pada babak 32 besar sebelum mengalahkan Kanada 3-0 di babak 16 besar.

Saat menghadapi Kanada, Maroko sempat kesulitan pada babak pertama. Namun, dua gol Azzedine Ounahi setelah turun minum membawa mereka mengendalikan pertandingan. Soufiane Rahimi kemudian melengkapi kemenangan melalui gol pada masa injury time.

Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Maroko menjadi 10 pertandingan sejak final Piala Afrika pada Januari lalu. Namun, menghadapi Prancis diperkirakan menjadi ujian terberat mereka sejauh turnamen ini.

Dari sisi individu, Mbappe menjadi tumpuan utama Prancis. Gol penaltinya ke gawang Paraguay membuat penyerang Real Madrid itu telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Ia bersama Lionel Messi dan Erling Haaland dalam persaingan memperebutkan Sepatu Emas. Mbappe juga telah mengemas 19 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia.

Pesepak bola timnas Maroko Brahim Diaz menggiring bola ketika menghadapi timnas Belanda dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, 29 Juni 2026 waktu setempat. ANTARA/Aditya Pradana Putra.

Kondisi Tim Terkini

Deschamps diperkirakan tidak banyak mengubah susunan pemain. Seperti dikutip dari Sportsmole, Manu Kone berpeluang kembali mengisi lini tengah menggantikan Aurelien Tchouameni yang masih dibekap cedera paha. Marcus Thuram juga masih diragukan tampil.

Di kubu Maroko, kondisi Ismael Saibari masih dipantau setelah mengalami cedera hamstring saat menghadapi Kanada. Jika belum pulih, posisinya kemungkinan digantikan Soufiane Rahimi. Sementara itu, kebugaran bek tengah Chadi Riad juga masih menjadi tanda tanya.

Maroko tetap memiliki senjata berbahaya dalam diri Brahim Diaz. Gelandang serang itu mencatat dua assist saat menghadapi Kanada sehingga kini mengoleksi empat assist di Piala Dunia, terbanyak di antara pemain asal Afrika. Sepanjang 2026, ia juga telah terlibat langsung dalam 10 gol bersama tim nasional Maroko.

Prancis Masih Dominan atas Maroko

Dari enam pertemuan kedua tim, Les Bleus meraih empat kemenangan, sedangkan Maroko baru sekali menang. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Dikutip dari Sport Ilustrated, rivalitas kedua negara dimulai pada 1988 dalam ajang Tournoi de France. Saat itu Prancis menang 2-1 atas Maroko.

Satu-satunya kemenangan Maroko terjadi pada King Hassan II Cup 1998. Setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, Maroko menang melalui adu penalti. Bek Prancis Vincent Candela gagal mengeksekusi tendangan penentu.

Prancis kemudian kembali mendominasi pertemuan kedua tim. Les Bleus menang 1-0 dalam laga uji coba pada 1999 sebelum mencatat kemenangan terbesar mereka atas Maroko setahun berselang. Pada final King Hassan II Cup 2000, Prancis menghancurkan Maroko dengan skor 5-1. Lima gol kemenangan dicetak Thierry Henry, Youri Djorkaeff, Christophe Dugarry, Nicolas Anelka, dan Sylvain Wiltord.

Setelah itu kedua tim baru kembali bertemu tujuh tahun kemudian dalam laga persahabatan di Stade de France. Pada 2007, laga berakhir imbang 2-2. Samir Nasri dan Sidney Govou mencetak gol untuk Prancis, sedangkan Maroko membalas melalui Youssef Mokhtari dan Tarik Sektioui.

Pada semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar adalah pertemuan terakhir. Dalam laga itu, Prancis menang 2-0 berkat gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani dan melaju ke final, sementara Maroko harus puas mengakhiri perjalanan bersejarahnya di posisi keempat.

Prediksi

Rekor pertemuan dan kedalaman skuad membuat Prancis lebih difavoritkan untuk merebut tiket semifinal. Namun, laju impresif Maroko di Piala Dunia 2026 menunjukkan laga ini berpotensi berlangsung sengit dan ditentukan oleh momen-momen kecil hingga babak perpanajngan waktu.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |