Retinol vs Asam Hialuronat, Mana Bahan Skincare yang Lebih Cocok untuk Kulit Wajah Kamu?

6 hours ago 2

CANTIKA.COMJakarta - Retinol dan asam hialuronat menjadi dua bahan skincare yang cukup populer. Keduanya sama-sama dapat membuat kulit terlihat lebih sehat, tetapi memiliki fungsi yang berbeda. Retinol lebih dikenal untuk mengatasi tanda penuaan, tekstur, jerawat, dan pigmentasi, sedangkan asam hialuronat bekerja sebagai humektan yang membantu menarik serta mempertahankan air di kulit.

Menurut dokter kulit Dr. Ariel Haus dan ahli estetika wajah Dr. Maryam Zamani, kedua bahan ini sebenarnya tidak perlu dipertandingkan karena memiliki cara kerja yang berbeda. Sederhananya, asam hialuronat membantu memberikan hidrasi, sementara retinol membantu memperbaiki struktur kulit.

Meskipun keduanya banyak digunakan dalam perawatan kulit, bahan-bahan ini sangat berbeda. Asam hialuronat menargetkan hidrasi dan dukungan pelindung kulit  sementara retinol berfokus pada perbaikan struktur kulit. 

Sederhananya, Dr. Haus mengatakan asam hialuronat memberi air pada kulit, sedangkan retinol memberi instruksi pada kulit. “Setelah diserap, kulit mengubahnya menjadi asam retinoat, yang mengikat reseptor di inti sel dan mengubah ekspresi gen. Itu berarti mempercepat pergantian sel, menormalkan cara sel kulit terkelupas, merangsang fibroblas untuk menghasilkan kolagen baru, dan mengganggu enzim yang memecah kolagen yang ada. Ini benar-benar bersifat korektif, tetapi bekerja selama berbulan-bulan, bukan hanya beberapa menit.”

Retinol untuk Garis Halus dan Tekstur

Retinol merupakan turunan vitamin A yang bekerja dengan meningkatkan pergantian sel kulit serta merangsang produksi kolagen. Karena itu, bahan ini memiliki bukti yang lebih kuat untuk membantu menyamarkan garis halus dan memperbaiki tekstur kulit dalam jangka panjang.

Namun, hasilnya tidak instan. Retinol membutuhkan penggunaan yang konsisten selama berbulan-bulan. Pada awal pemakaian, kulit juga mungkin mengalami kering, kemerahan, atau pengelupasan sehingga penggunaannya perlu dilakukan secara bertahap.

Untuk jerawat, retinoid seperti adapalene atau tretinoin memiliki bukti klinis yang lebih kuat. Retinol sendiri membantu mencegah penyumbatan pori dengan menormalkan pergantian sel kulit.

Asam Hialuronat untuk Hidrasi

Berbeda dengan retinol, asam hialuronat bekerja terutama pada hidrasi. Secara alami terdapat di dalam tubuh, bahan ini mampu menarik dan mempertahankan air sehingga kulit terasa lebih lembap, kenyal, dan tampak lebih segar.

Asam hialuronat juga dapat membuat garis-garis halus akibat dehidrasi terlihat lebih samar. Namun, efeknya lebih bersifat sementara karena tidak membangun kolagen atau mengubah struktur kulit seperti retinol.

Dr. Zamani mengatakan Asam hialuronat adalah molekul alami yang terdapat di kulit yang memiliki kemampuan luar biasa untuk menarik dan menahan air. "Secara topikal, ia terutama bertindak sebagai humektan, membantu meningkatkan hidrasi, kekenyalan, dan mengurangi tampilan garis-garis halus akibat dehidrasi. Ini bukanlah 'asam' seperti yang kita kenal.”

Bahan ini umumnya dapat digunakan oleh berbagai jenis kulit, termasuk kulit berminyak yang tetap bisa mengalami dehidrasi. Untuk kulit kering, asam hialuronat sebaiknya dilanjutkan dengan pelembap yang mengandung ceramide atau lipid agar hidrasi terkunci.

Mana yang Cocok untuk Kulitmu? Jika concern utama adalah garis halus, tekstur, pori tersumbat, jerawat, atau pigmentasi, retinol bisa menjadi pilihan. Sementara untuk kulit dehidrasi, terasa kencang, kusam, atau membutuhkan kelembapan, asam hialuronat lebih sesuai.

Kulit sensitif juga tetap bisa menggunakan retinol, tetapi sebaiknya dimulai perlahan dengan konsentrasi rendah dan didahului dengan memastikan skin barrier dalam kondisi baik.

Menariknya, kedua bahan ini juga bisa digunakan dalam rutinitas yang sama. Asam hialuronat dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi sehingga efek kering dan mengelupas akibat penggunaan retinol lebih mudah ditoleransi.

Jadi, tidak selalu harus memilih salah satu. Retinol bekerja untuk memperbaiki, sementara asam hialuronat membantu menghidrasi. Keduanya justru bisa menjadi kombinasi yang saling melengkapi jika digunakan sesuai kebutuhan kulit.

VOGUE | ECKA PRAMITA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |