Amerika Serikat Setujui Bemotrizinol, Bahan Sunscreen Baru yang Fix Bebas White Cast

4 hours ago 3

CANTIKA.COM, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) baru saja menyetujui bahan aktif tabir surya atau sunscreen baru bernama Bemotrizinol (BEMT). Buat industri kecantikan, ini adalah sejarah besar karena jadi bahan sunscreen baru pertama yang disetujui FDA sejak tahun 1999 alias setelah lebih dari dua dekade pakai teknologi jadul!

"Selama beberapa dekade, orang Amerika telah menggunakan teknologi tabir surya yang ketinggalan zaman sementara seluruh dunia bergerak maju," kata David Andrews, Kepala Petugas Sains dari Environmental Working Group melansir laman Real Simple. "Persetujuan bemotrizinol akan membantu mengubah hal itu."

Sebenarnya, BEMT ini bukan barang baru di luar negeri. Bahan ini sudah dipakai bertahun-tahun dengan aman di sunscreen Asia, Kanada, dan Eropa. "Amerika Serikat masih tertinggal di belakang banyak negara lain yang memiliki hampir dua kali lipat lebih banyak bahan tabir surya yang disetujui," jelas Murad Alam, Presiden American Academy of Dermatology.

Menurutnya, langkah ini krusial bagi perlindungan kulit masyarakat. "Persetujuan ini menandai langkah penting dalam kesehatan masyarakat dengan memperluas akses ke tabir surya yang aman dan efektif serta membantu menyelamatkan nyawa warga Amerika dari kanker kulit, salah satu kanker yang paling dapat dicegah."

Kenapa Bemotrizinol (BEMT) Bakal Jadi Game Changer?

Bukan cuma bebas white cast, BEMT ini punya deretan keunggulan yang bikin sunscreen kimia biasa kelihatan ketinggalan zaman. Ini dia beberapa kelebihannya:

1. Perlindungan UVA yang Jauh Lebih Juara

Kebanyakan sunscreen lama di pasaran saat ini sudah oke banget menangkal sinar UVB (penyebab kulit gosong atau terbakar). Tapi, mereka sering kali lemah menghadapi sinar UVA yang jadi penyebab penuaan dini dan kanker kulit. Sebuah studi bahkan menunjukkan kalau secara keseluruhan, sunscreen Amerika cuma memberikan 27 persen dari perlindungan SPF yang tercantum untuk sinar UVA.

Sunscreen berbasis mineral (seperti seng oksida) memang lebih bagus menangkal UVA, tapi efek white cast-nya bikin malas. Nah, BEMT hadir memberikan efektivitas spektrum luas yang melindungi kulit dari UVA sekaligus UVB sekaligus secara seimbang!

2. Lebih Awet & Nggak Gampang Rusak di Bawah Matahari

Banyak bahan sunscreen yang gampang terdegradasi alias rusak begitu terpapar sinar matahari. Dalam berbagai penelitian, BEMT terbukti jauh lebih tahan terhadap paparan sinar matahari (photostable). Proteksinya jadi lebih stabil dan tahan lama di kulit meski para ahli tetap menyarankan buat re-apply tiap dua jam sekali.

3. Aman, Nggak Gampang Masuk Aliran Darah

Beberapa bahan aktif di sunscreen kimia konvensional (seperti avobenzone, oxybenzone, dan octocrylene) sempat bikin khawatir karena bisa terserap kulit dan ditemukan di dalam aliran darah pengguna. Bedanya, data penelitian yang diajukan ke FDA menunjukkan kalau Bemotrizinol ini punya molekul yang tidak mudah masuk ke dalam aliran darah.

Kapan Sunscreen BEMT Rilis di Amerika?

Produk sunscreen BEMT pertama yang bakal rilis di Amerika bernama PARSOL SHIELD dari DSM Nutritional Products pada Agustus mendatang. FDA memberikan hak eksklusif penjualan selama 18 bulan pertama untuk produsen ini karena mereka yang mengajukan riset dan permohonannya. Setelah masa eksklusif 18 bulan itu selesai, siap-siap melihat bahan BEMT ini bakal menjamur di berbagai merek skincare favorit kamu lainnya!

Pilihan Editor: 6 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Anti-lengket

REAL SIMPLE | SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |