Jurus Wisata Yogya Tak Mati Suri Usai Rentetan Libur Panjang

6 hours ago 3

PEMERINTAH Yogyakarta menyiapkan sejumlah agenda baru pasca selesainya rentetan momen libur panjang triwulan pertama 2026 yang jadwalnya berdekatan seperti Imlek, Lebaran, dan Paskah.

Di antaranya dengan menggencarkan promosi sektor pariwisata melalui event Jogjavaganza yang berlangsung pada 13-15 April 2026 di Yogyakarta. "Di Jogjavaganza ini kami genjot kunjungan wisata dengan mempertemukan agen wisata, biro perjalanan dan pelaku industri wisata dari berbagai daerah di Yogya," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, Selasa, 14 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Wawan mengungkap, event ini melibatkan sedikitnya 50 buyer dan 48 seller sektor wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam ajang ini para peserta memperkenalkan produk wisata masing-masing daerah. 

Para buyer berasal dari berbagai kota besar mulai dari Medan, Bali, Makassar, Lombok, Jambi, Samarinda, Martapura, Banjarmasin, dan Tasikmalaya. Ada juga dari Bogor, Garut, Jakarta, Sukabumi, Surabaya, Sumedang, Bandung, Bangil, Kediri, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Bekasi, hingga Cirebon.

Ketua Panitia Jogjavaganza 2026 Sanny Pratomo membeberkan kehadiran para agen wisata dan perjalanan dari Jawa maupun luar Pulau Jawa dalam ajang ini diharapkan membawa peluang besar bagi perluasan jaringan bisnis wisata Yogyakarta. Terutama di luar masa libur panjang. "Sebab yang terlibat para pelaku wisata sektor perhotelan, restoran, biro perjalanan juga pusat oleh-oleh, mereka berinteraksi langsung untuk menjajaki kerja sama konkret," kata dia.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Zandaru Budi Purwanto mengatakan salah satu yang ditawarkan dalam ajang itu paket kampung wisata yang dipadukan perhotelan sehingga muncul paket wisata terpadu. "Promosi langsung lewat event seperti ini sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor wisata," kata dia.

Ia mengungkapkan Kota Yogyakarta telah menyiapkan Calendar of Event (CoE) bertema Jogja 2026: Stage of Wonders yang merangkum 103 acara sepanjang tahun, meliputi festival budaya, seni, kuliner, hingga kegiatan komunitas. 

"Kami ingin memastikan wisatawan yang datang ke Kota Yogyakarta akan selalu memiliki pilihan event untuk dinikmati sehingga kunjungan wisata terus terjaga dan meningkat," kata dia.

Salah satu penglola biro perjalanan, Tetty, mengaku cukup terbantu dalam menyusun paket perjalanan yang lebih variatif lewat event tersebut. "Di ajang ini kami bisa bertemu langsung dengan banyak pelaku wisata, mulai dari hotel hingga penyedia paket wisata. Ini membantu menyusun paket perjalanan yang lebih banyak dan menarik," kata pengelola biro perjalanan yang berasal dari Malang, Jawa Timur.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |