
Serang, (ProBanten) – Dalam rangka menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polres Serang
menggelar Rapat Forum Lalu Lintas pada tanggal 3 Maret 2026 yang melibatkan Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergi lintas sektor guna memastikan kesiapan pengamanan (PAM) Lebaran berjalan optimal dan terkoordinasi.
Rapat membahas secara komprehensif rencana pelaksanaan PAM Lebaran yang akan berlangsung pada 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan tambahan periode siaga hingga 29 Maret 2026. Dalam forum tersebut, masing-masing stakeholder memaparkan rencana kerja yang akan dilaksanakan, mulai dari kesiapan personel, rekayasa lalu lintas, hingga dukungan sarana dan prasarana pada titik-titik strategis.
Pengamanan tahun ini tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas saat mudik dan balik, tetapi juga pada upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Seluruh pihak berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat melalui penguatan koordinasi, optimalisasi rekayasa lalu lintas, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung.
Dalam forum tersebut, Jasa Raharja menyampaikan kontribusinya melalui penyediaan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Modern Cikande. Pos ini ditempatkan pada titik lelah pengendara roda dua di jalur Jakarta–Merak, sebagai bentuk upaya preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan pengendara.
Kehadiran Pos Pelayanan Terpadu ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pemudik, khususnya pengguna kendaraan roda dua, untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain itu, Jasa Raharja juga akan terus berperan aktif dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara serta memperkuat sinergi dengan stakeholder dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran.
Melalui forum ini, seluruh stakeholder sepakat bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran 2026 sangat ditentukan oleh kolaborasi yang solid, kesiapan yang matang, serta komitmen bersama dalam mengutamakan keselamatan masyarakat.
Pada kesempatan terpisah, Baskara selaku Kepala Bagian Operasional menyampaikan bahwa kehadiran Pos Pelayanan Terpadu di titik lelah menjadi langkah strategis dalam menekan potensi kecelakaan.
“Kami melihat bahwa faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua. Oleh karena itu, keberadaan pos pelayanan di kawasan Modern Cikande diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemudik untuk beristirahat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan Dinas Perhubungan menjadi kunci utama dalam menciptakan arus mudik dan balik yang aman.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya preventif dan kolaboratif demi menekan angka kecelakaan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode Lebaran,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Serang dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan berkeselamatan. (Rid)

14 hours ago
6

















































