Koordinator Relawan Prabowo jadi Komisaris Pertamina Retail

8 hours ago 3

NAMA Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional atau BISON, Ginka Febriyanti Br Ginting, belakangan ramai diberitakan karena muncul dalam jajaran komisaris anak usaha PT Pertamina yakni PT Pertamina Retail. Ia disorot karena usianya yang masih muda dan merupakan pemimpin BISON, organisasi relawan tim sukses kampanye Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Penunjukan Ginka ternyata telah dilakukan sejak tahun lalu. “Menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina Retail berdasarkan keputusan Pemegang Saham secara Sirkuler PT Pertamina Retail yang diterbitkan sejak 21 November 2025,” demikian dikutip dari profil Dewan Komisaris Pertamina Retail, Sabtu, 27 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Saat ini ada tiga orang yang mengisi jajaran komisaris perusahaan yang merupakan bagian dari Subholding PT Pertamina Patra Niaga itu. Ketiganya adalah Lia Itok Garbianto, Devi Taurisa, dan Ginka. Melansir laman resmi Pertamina Retail, Ginka merupakan Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Jakarta. Ia memperoleh gelar Sarjana Akutansi Universitas Esa Unggul dan Magister (S2) Manajemen Universitas Esa Unggul.

Disebutkan pula bahwa dia merupakan figur muda yang aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan dan sosial. “Memiliki ketertarikan kuat pada pengembangan tata kelola, kepemimpinan, serta kontribusi strategis bagi organisasi.”

Saat ditunjuk, Ginka masih menjabat sebagai ketua organisasi kepemudaan tersebut. Terungkap dari unggahan kun instagram @bison_indonesia pada 29 Oktober 2025 lalu. “Selamat dan sukses atau pencapaian luar biasa, Ginka Febriyanti Ginting atas amanah barunya sebagai Komisaris Pertamina Retail.” Unggahan terkini BISON juga masih menyematkan nama Ginka sebagai ketua organisasi kepemudaan itu.

Adapun Pertamina Retail merupakan anak usaha Pertamina Patra Niaga di bidang ritel khususnya penyaluran bahan bakar di SPBU dan pengelolaan, pengembangan serta pemasaran produk-produk bahan bakar dan non bahan bakar. Penunjukkan Ginka menimbulkan pertanyaan karena merupakan ketua relawan tim sukses.

Ginka juga pernah terseret dugaan demo bayaran pada 25 Agustus 2025. Komisi Pencari Fakta atau KPF menemukan indikasi kuat adanya massa bayaran dalam demonstrasi Agustus 2025. 

"Apakah ada massa bayaran? Iya. Ada pengakuan massa bayaran yang ini dipimpin oleh organisasi bernama Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional atau BISON," kata Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata, Jakarta Selatan pada Rabu, 18 Februari 2026.

Tempo telah mencoba mengonfirmasi ihwal kapasitas dan mekanisme penunjukan Ginka sebagai komisaris kepada Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga (perusahaan induk PT Pertamina Retail), Roberth MV Dumatubun. Namun belum direspons hingga berita ini ditulis.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |