Lelang Kelola Bandung Zoo, Gembira Loka: Kami Kalah Tipis

6 hours ago 6

PEMERINTAH Kota Bandung resmi menetapkan PT. Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo pada Rabu 10 Juni 2026 melalui proses lelang. Fauna Land sebelumnya berkompetisi dengan Gembira Loka Zoo dan Taman Safari Indonesia dalam tender kedua pada 26 Mei - 9 Juni. 

Direktur Utama Gembira Loka Zoo Tirtodiprojo menerangkan bahwa proses lelang terdiri dari dua tahap seleksi. Pertama terkait dengan persyaratan dokumen administrasi. Juga, dokumen teknis yang berisi kemampuan, pengalaman, dan rekam jejak lembaga konservasi peserta lelang. Hasilnya berupa penilaian angka. “Skor itu menentukan untuk lolos ke babak berikutnya yang menentukan pemenang lelang,” kata Tirto kepada Tempo, Kamis 11 Juni 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Babak penentuan atau seleksi tahap dua itu adalah pembukaan dokumen penawaran. Pemerintah Kota Bandung, menurut Tirto, menetapkan nilai kontribusi tetap sebesar Rp 4,3 miliar per tahun dengan kenaikan 1,64 persen pada tahun berikutnya selama masa pengelolaan 26 tahun. Selain itu, pengelola Bandung Zoo diwajibkan membayar pembagian keuntungan yang ditetapkan minimal 10,95 persen dari pendapatan ke kas daerah.

Peserta yang penawarannya bisa memberikan lebih banyak dari angka patokan minimal itu akan menduduki rangking pertama. Menurut Tirto, “Kami kalahnya tipis dengan selisih tidak lebih dari 0,5 persen.”

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan kalau pemenang lelang saat ini tengah memasuki tahap pembahasan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung. Setelah berbicara dengan Menteri Kehutanan dan bersepakat atas keputusan panitia lelang, tahap berikutnya adalah penyusunan nota kesepahaman baru antara Pemerintah Kota Bandung dengan Kementerian Kehutanan serta dengan pemenang lelang.

"Kesepakatan itu akan menentukan pembagian tanggung jawab termasuk pembiayaan operasional selama masa transisi," kata Farhan, dalam keterangannya, Kamis 11 Juni 2026.

Tahapan berikutnya, menurut Farhan, pengajuan izin operasional khusus sebagai Lembaga Konservasi Berbadan Hukum kepada Kementerian Kehutanan. Pemenang lelang juga harus mengurus izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang melibatkan Pemerintah Kota Bandung dan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Proses perizinan ini cukup panjang. Selama proses berlangsung, kami masih akan mengkaji berbagai kemungkinan, apakah kebun binatang tetap harus ditutup sementara atau sudah dapat mulai dibuka secara bertahap,” kata Farhan.  

Selain perizinan, pemerintah juga akan menginventarisasi satwa yang berstatus titipan dari lembaga konservasi lain. Audit terhadap koleksi satwa tersebut akan mendapatkan pendampingan langsung dari pemerintah pusat. Dalam proses transisi pengelolaan, upah karyawan dibayarkan dari kas daerah hingga akhir Juni. 

CEO Fauna Land Ancol, Danny Gunalen, menyatakan, kesejahteraan satwa akan menjadi landasan utama dalam setiap keputusan pengelolaan, mulai dari kualitas habitat, kecukupan nutrisi, layanan kesehatan, hingga pengayaan perilaku satwa. Pihaknya juga berjanji akan mengerahkan sumber daya dan pengalaman yang dimiliki untuk mempercepat proses persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh satwa mendapatkan penanganan terbaik dan seluruh aspek operasional siap berjalan dengan baik,” kata Danny dalam keterangannya, Rabu malam, 10 Juni 2026. 

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |