Prabowo: Tunda Dulu Banyak Bangun Kantor Instansi Baru

11 hours ago 7

PRESIDEN Prabowo Subianto meminta instansi pemerintah menunda pembangunan gedung-gedung baru. Ia menilai kantor baru yang tidak punya kebutuhan mendesak tak perlu buru-buru dibangun.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan negara harus fokus menambah kekayaan masyarakat. Maka dari itu, dia berujar, kerja-kerja pemerintah harus produktif.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Jadi maaf, kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor. Kantor itu, ya perlu. Tapi jangan ada kantor, enggak ada produktivitas," kata Prabowo saat berpidato dalam acara panen raya udang di Kebumen, Jawa tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026 seperti disiarkan Sekretariat Presiden.

Mantan menteri pertahanan ini menyampaikan, negara harus bisa memberi nilai tambah ke masyarakat meski tanpa kantor-kantor yang megah. "Iya kan? Kantor megah, produknya enggak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus. Hasilnya banyak," kata dia.

Prabowo mengatakan masyarakat lebih membutuhkan penghasilan dan pekerjaan. Maka dari itu, ia meminta jajarannya menunda pembangunan kantor baru jika tak mendesak.

Prabowo menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah bersama sejumlah menteri. Prabowo, yang mengenakan kemeja safari coklat dan topi biru tua, sempat ikut menarik jala yang dilempar seorang petambak.

Ia dibantu sejumlah orang saat menarik jala tersebut. Setelah memanen satu jala yang penuh dengan udang vaname atau udang kaki putih, Prabowo melanjutkan acara dengan memberi sambutan di tenda yang didirikan dekat lokasi.

Prabowo mengatakan tambak budidaya udang berbasis kawasan di Kebumen adalah proyek yang telah berlangsung selama tiga tahun. Tambak itu diresmikan mantan presiden Joko Widodo dan mantan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 9 Maret 2023.

"Hari ini saya hadir untuk menyaksikan panen raya udang proyek ini, yang sudah berjalan tiga tahun dan panennya sekarang hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan satu hektare tambak di lokasi tersebut bisa menghasilkan hingga empat puluh ton udang. Ia menilai tingkat produksi tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa.

Ia memperkirakan satu hektare tambak di sana bisa menghasilkan miliaran rupiah setiap panen. "Dengan harga sangat bagus, harganya Rp 70 ribu per kilogram paling rendah, berarti Rp 70 juta per ton," tutur Prabowo.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |