PLATFORM Google Earth secara resmi memperkenalkan fitur baru flight simulator atau simulator penerbangan untuk seluruh pengguna di website mereka. Pembaruan dalam fitur ini menyasar pengalaman visual yang memanjakan mata pengguna karena seakan-akan ikut terbang dalam perjalanan menjelajahi visual bumi di platform tersebut.
Pengumuman fitur ini disampaikan oleh Google Earth melalui laman X perusahaan. Mereka menyebut simulator penerbangan itu kini telah tersedia secara global. “Kami baru-baru ini menambahkan banyak fitur desktop profesional paling canggih ke website,” cuit akun @googleearth pada Jumat, 12 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dikutip dari ulasan Android Authority, melalui pembaruan itu, pengguna kini dapat menerbangkan pesawat virtual dan menjelajahi setiap sudut bumi. Mulai dari wilayah perkotaan padat, jajaran pegunungan terpencil, hingga kawasan pulau-pulau terluar dengan detail geografis yang jauh lebih akurat.
Peningkatan jangkauan global ini berhasil diwujudkan berkat integrasi teknologi akal imitasi (AI) mutakhir dan pemrosesan citra satelit resolusi tinggi terbaru milik Google. Teknologi ini mampu merekonstruksi topografi bumi secara tiga dimensi dengan tingkat presisi yang lebih rapat, termasuk memetakan struktur bangunan, vegetasi hutan, dan kontur tanah di wilayah-wilayah yang sebelumnya hanya menampilkan visual dua dimensi yang datar.
Untuk mengakses mode simulator penerbangan ini, pengguna perlu membuka browser dan mengunjungi situs web Google Earth. Dari sana, klik tombol Jelajahi Bumi di bagian atas halaman. Kemudian, di bilah menu atas, navigasikan ke tab Alat dan gulir ke bawah ke Simulator penerbangan. Begitu pengguna mengklik ini, visual bakal langsung mengarah ke kokpit dan bersiap menjelajahi setiap kawasan di platform itu.


















































