Sony Bawa Teknologi LOFIC ke Ponsel Lewat Sensor LYTIA L910

1 day ago 5

SONY memperkenalkan sensor kamera ponsel terbaru, LYTIA L910, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas foto dan video dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Sensor ini menjadi produk pertama dalam keluarga LYTIA yang mengusung arsitektur LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor), teknologi yang diklaim mampu menghadirkan rentang dinamis lebih luas tanpa mengorbankan efisiensi daya.

LYTIA L910 merupakan sensor CMOS bertumpuk berukuran 1/1,28 inci dengan resolusi efektif sekitar 50 megapiksel dan ukuran piksel 1,22 mikrometer. Salah satu kemampuan utamanya adalah menghasilkan rentang dinamis hingga 100 dB hanya dari satu kali eksposur.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Berbeda dengan metode HDR konvensional yang menggabungkan beberapa eksposur untuk memperoleh detail pada area terang dan gelap, sensor terbaru Sony ini menangkap seluruh data gambar yang dibutuhkan dalam satu pengambilan gambar. “Pendekatan tersebut membantu mengurangi blur akibat gerakan dan efek flicker saat memotret objek bergerak atau sumber cahaya yang sangat terang,” bunyi laporan Gizmochina, 17 Juni 2026.

Untuk mendukung kemampuan tersebut, Sony membuat kombinasi struktur LOFIC dengan teknologi Triple Conversion Gain HDR. Teknologi ini memungkinkan sensor membaca informasi dari satu eksposur pada tiga tingkat conversion gain yang berbeda sehingga detail di area terang maupun gelap dapat dipertahankan dengan lebih baik.

Perusahaan menyebut teknologi tersebut membantu mengurangi hilangnya detail pada area terang sekaligus menekan noise di area bayangan. Hasilnya adalah gambar yang lebih seimbang dengan transisi tonal yang lebih halus.

Selain itu, Sony juga menyematkan teknologi sirkuit Ultra High Conversion Gain yang meningkatkan efisiensi konversi muatan listrik menjadi tegangan. Perusahaan mengklaim tingkat noise acak berkurang sekitar 30 persen dibandingkan sensor LYTIA 828, sehingga kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya, seperti pemandangan kota pada malam yang diterangi lampu LED, dapat ditingkatkan.

Dari sisi perekaman video, LYTIA L910 didukung desain sirkuit yang telah dioptimalkan untuk menekan konsumsi daya selama pemrosesan gambar. Sensor ini mampu merekam video HDR 4K pada 60 frame per detik (fps) sambil mempertahankan performa rentang dinamis yang tinggi.

Sensor tersebut juga mendukung pengambilan gambar beresolusi penuh 50 megapiksel hingga 30 fps, serta 12,5 megapiksel hingga 120 fps.

Sony berencana memulai pengiriman massal LYTIA L910 pada musim panas 2026. Sejumlah laporan menyebut seri Vivo X500 dan lini Oppo Find X10 berpotensi menjadi perangkat pertama yang mengadopsi sensor terbaru tersebut.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |