Brimob Bersenjata Patroli di Mabes Polri, Ada Apa?

11 hours ago 2

PERSONEL Brigade Mobil (Brimob) Polri bersenjata lengkap berpatroli mengelilingi Markas Besar (Mabes) Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Mereka tampak berjalan secara berkelompok mengitari sisi luar pagar kompleks Mabes Polri.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir membantah adanya penambahan pengamanan di Mabes Polri. Menurut dia, pengamanan berlangsung seperti biasa untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. "Warga yang membutuhkan pelayanan tetap dilayani dengan mudah di Mabes Polri," kata Johnny saat dikonfirmasi pada Kamis, 9 Juli 2026.

Selain patroli personel, sejumlah kendaraan taktis Brimob juga bersiaga di sekitar Mabes Polri. Namun, kendaraan taktis tersebut memang kerap ditempatkan di gerbang-gerbang strategis kompleks Mabes Polri.

Sebelumnya, puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga mendatangi Markas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) pada Kamis dini hari, 9 Juli 2026. Peristiwa itu terjadi setelah tim gabungan penyidik menggeledah sebuah kafe dan rumah mewah yang berkaitan dengan tiga perkara berbeda pada Rabu, 8 Juli 2026.

Sejumlah saksi mata mengaku melihat puluhan anggota TNI berada di dalam kompleks Polda Metro Jaya sekitar pukul 03.40. Berdasarkan pantauan Tempo pada pukul 09.00, sejumlah kendaraan dinas TNI berpelat hijau-merah hilir mudik di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas membantah adanya intervensi TNI terhadap proses hukum yang berlangsung di Polda Metro Jaya. "TNI menghormati proses hukum dan tidak intervensi terhadap mekanisme yang berlaku," kata Nas saat dihubungi pada Kamis, 9 Juli 2026.

Informasi yang diperoleh Tempo dan dikonfirmasi oleh dua petinggi Polri menyebutkan sejumlah perwira TNI yang datang ke Polda Metro Jaya pada Kamis dini hari antara lain Brigadir Jenderal Wahyo Yuniartoto dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Brigadir Jenderal Anggiat Napitupulu dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), seorang kolonel lulusan Akademi Militer 2001, 10 personel TNI berseragam dan bersenjata, serta lima personel Kejaksaan yang mengenakan pakaian sipil. Muhammad Nas menyangkal informasi tersebut. "Tidak benar," ujar Nas.

Sehari sebelumnya, Rabu, 8 Juli 2026, tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi dalam penyidikan perkara korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan suap.

Penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan suap di PT Asabri, korupsi pasokan batu bara yang menyebabkan padamnya listrik atau blackout di Sumatera, serta perkara PT Krakatau Steel. "Ada beberapa lokasi yang secara serempak dilaksanakan penggeledahan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto pada Rabu, 8 Juli 2026.

Penyidik juga menggeledah Kafe de'Clan Signature di Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. Kepala Kortastipidkor Polri Inspektur Jenderal Totok Suharyanto mengatakan penggeledahan itu berkaitan dengan ketiga perkara tersebut.

"Kami terus melakukan upaya penegakan hukum, saat ini dengan skema joint investigation dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum PT Asabri dan PT Krakatau Steel," kata Totok.

Nabiila Azzahra berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Siapa Ferry Hongkiriwang Pemicu Konflik Jaksa-Polisi

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |