CANTIKA.COM, Jakarta - Aktris sekaligus sutradara Kristen Stewart dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Amerika Serikat di tengah periode jabatan kedua Presiden Donald Trump. Saat ini, Stewart masih membagi waktunya antara Los Angeles dan New York, namun ia mengisyaratkan bahwa ke depannya tidak lagi melihat Amerika sebagai tempat ideal untuk berkarya secara bebas.
Hal tersebut diungkapkan sang aktris dalam wawancara bersama The Times of London, di mana secara terbuka ia menyampaikan keraguannya untuk tetap menetap di Amerika Serikat. “Mungkin tidak, saya tidak bisa bekerja dengan bebas di sana,” ujar Stewart. Meski demikian, ia menegaskan tidak sepenuhnya ingin menyerah pada situasi tersebut. Ia justru berencana untuk terus membuat film di Eropa dan berharap karyanya tetap bisa menjangkau penonton Amerika. “Saya ingin membuat film di Eropa, lalu memaksa orang Amerika untuk menontonnya,” katanya.
Pernyataan ini tidak lepas dari kekhawatiran Stewart terhadap arah kebijakan pemerintahan Trump, terutama yang berdampak langsung pada industri film. Mengutip The Hollywood Reporter, bintang Twilight itu menanggapi ancaman tarif tinggi yang direncanakan Trump terhadap film-film yang diproduksi di luar Amerika Serikat. “Realitas benar-benar hancur di bawah Trump. Tetapi kita harus mengambil pelajaran darinya dan menciptakan realitas yang ingin kita jalani,” ucap Stewart.
Ia bahkan menyebut rencana tarif tersebut sebagai sesuatu yang “mengerikan” bagi dunia perfilman. Menurut Stewart, kebijakan semacam itu justru mempersempit ruang gerak para sineas dan membatasi pilihan kreatif mereka. Pengalamannya menyutradarai film The Chronology of Water pun menjadi contoh nyata. Untuk proyek tersebut, Stewart harus melakukan syuting di Latvia karena, menurutnya, kondisi produksi di Amerika Serikat menjadi “tidak mungkin dilakukan” akibat berbagai ancaman kebijakan.
Sebelumnya, pada Mei 2025, Presiden Donald Trump sempat mengisyaratkan rencana pemberlakuan tarif hingga 100 persen terhadap semua film yang dibuat di luar Amerika Serikat. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menulis, “Industri film di Amerika sedang sekarat dengan sangat cepat.” Ia juga menuding insentif dari negara lain sebagai penyebab runtuhnya Hollywood dan menyebut situasi ini sebagai ancaman terhadap keamanan nasional. “KAMI INGIN FILM DIBUAT DI AMERIKA LAGI!” tulisnya.
Selebriti Hollywood Pindah dari Amerika Serikat
Jika Kristen Stewart benar-benar memutuskan hengkang, ia akan bergabung dengan deretan selebriti yang telah lebih dulu meninggalkan Amerika Serikat akibat ketegangan iklim politik pasca Pemilu 2024. Nama-nama seperti Rosie O’Donnell, Ellen DeGeneres, hingga James Cameron disebut telah mengambil langkah serupa.
Rosie O’Donnell, telah mengungkap alasan kepindahannya ke Irlandia pada awal 2025 melalui sebuah video TikTok. “Sangat memilukan melihat apa yang terjadi secara politik dan juga sulit bagi saya secara pribadi,” ucapnya. Sementara itu, Ellen DeGeneres dan pasangannya, Portia de Rossi, memilih menetap di Inggris setelah hasil pemilu memastikan kemenangan Trump. “Saya berpikir, ‘dia menang.’ Dan kami memutuskan untuk tinggal di sini,” ujar DeGeneres mengenang momen tersebut.
Di tengah dinamika ini, pernyataan Kristen Stewart mencerminkan kegelisahan yang lebih luas di kalangan insan kreatif Amerika, yang kini mulai mempertanyakan masa depan kebebasan berekspresi mereka di negeri sendiri.
Pilihan Editor: Kristen Stewart Tampil Berani Pakai Celana Pendek di Oscar 2022
CAHYA SAPUTRA I MARVELA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































