CANTIKA.COM, Jakarta - Madonna akan segera merilis album terbarunya Confessions II atau disebut juga dengan Confessions on a Dance Floor: Part II, pada 3 Juli 2026. Baru-baru ini pun terungkap mengungkap, salah satu momen paling penting dalam proses pengerjaan album tersebut datang dari sang putri, Lourdes "Lola" Leon.
Dalam wawancara dengan Interview Magazine, penyanyi berusia 67 tahun itu menceritakan bahwa Lola mendekatinya untuk menulis lagu bersama sebagai upaya memperbaiki hubungan mereka yang sempat merenggang. Momen tersebut pun menjadi salah satu alasan yang semakin meyakinkan dirinya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk kembali membuat album.
“Dia mendekati saya untuk menulis lagu bersama sebagai cara untuk memperbaiki hubungan kami. Itu adalah momen yang sangat penting, dan itu memperkuat gagasan bahwa sekaranglah saatnya untuk membuat album ini,” kata Madonna dalam wawancara tersebut.
Hadir di Tengah Momen Emosional
Lebih lanjut, soal album terbaru Madonna, karya itu lahir di tengah berbagai peristiwa emosional yang ia alami. Setelah proyek film biografinya bersama Universal Studios batal berlanjut dan rencana serial dengan Netflix berjalan lambat, Madonna memutuskan kembali ke musik dan reuni dengan produser Stuart Price. Ia pun mengaku ingin menghadirkan musik dansa yang bisa memberi semangat di tengah suasana dunia yang menurutnya sedang berada dalam fase yang gelap.
Ya, selain proyek yang tak sesuai rencana, di saat yang sama Madonna juga menghadapi berbagai persoalan pribadi. Sang saudara jatuh sakit, ibu tirinya meninggal dunia, dan ia harus berhadapan kembali dengan trauma keluarga yang telah lama tersimpan dan pengalaman tersebut membuatnya merasa sulit untuk menulis lagu tentang hal-hal yang dangkal. “Saya harus menceritakan sebuah kisah. Jadi saya menulis tentang banyak trauma keluarga,” ujarnya.
Di tengah semua peristiwa tersebut, kehadiran Lola membawa secercah harapan. Bagi Madonna, ajakan putrinya untuk berkolaborasi dalam sebuah lagu menjadi simbol dari pemulihan hubungan mereka sekaligus bagian penting dari perjalanan emosional yang dituangkannya ke dalam album baru. Ia bahkan melihat rangkaian peristiwa yang terjadi dalam hidupnya seperti sebuah skenario film, dipenuhi kehilangan, tetapi juga banyak kehidupan di antaranya.
“Semua hal simbolis ini terjadi. Ibu tiri saya meninggal, saudara laki-laki saya sakit, saudara laki-laki saya meninggal, putri saya mendekati saya. Saya punya banyak hal yang ingin saya ungkapkan,” ungkap Madonna.
Pelantun “Like a Prayer” itu percaya musik dan lantai dansa selalu menjadi tempat yang menyelamatkannya di masa-masa sulit. Meski harus melewati berbagai kegelapan dalam hidupnya, Madonna mengaku selalu berusaha bangkit. “Hidup bisa berat, tapi saya selalu berusaha melewatinya dan saya adalah seorang penyintas,” katanya.
Pilihan Editor: Sempat Terhenti, Film Biopik Madonna Akan Dilanjutkan Produksinya
LANNY KUSUMASTUTI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































