Pemerintah Revitalisasi 17.188 Sekolah di Semester I 2026

11 hours ago 4

KEMENTERIAN Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional memaparkan revitalisasi sekolah dan madrasah sudah menjangkau 17.188 satuan pendidikan hingga semester I 2026. Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di 2026.

"Revitalisasi difokuskan pada perbaikan ruang kelas rusak sedang-berat, pemenuhan sarana prasarana, serta penataan lingkungan sekolah termasuk toilet/sanitasi," dikutip dari materi yang dipaparkan oleh Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas Teni Widuriyanti dalam rapat evaluasi Instruksi Presiden (Inpres) 2026 semester I dengan Komisi XI DPR, Kamis, 9 Juli 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Bappenas juga memaparkan perkembangan pembangunan SMA Unggul Garuda dan Sekolah Unggul Garuda Transformasi. Sudah dibangun 4 unit SMA Unggul Garuda Baru dan 42 sekolah ditetapkan sebagai SMA Unggul Garuda Transformasi. Telah disalurkan pula 288.496 unit Papan Interaktif Digital (PID) kepada 286.867 satuan pendidikan pada 2026. 

Semua itu merupakan bagian dari perkembangan pelaksanaan Inpres Nomor 7 Tahun 2025. Inpres ini fokus pada percepatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, pengelolaan SMA Unggul Garuda, dan digitalisasi pembelajaran. 

Bappenas berperan mengintegrasikan perencanaan program dan anggaran revitalisasi sekolah, pembangunan SMA Garuda, dan digitalisasi. Intergrasi dilakukan dengan mamasukkan perencanaan program ke dalam Rencana Kerja Pemerintah 2026 dan 2027. 

"Termasuk sinkronisasi target, lokasi, sasaran, dan kebutuhan pendaan, dengan indikator kinerja prioritas nasional," kata dia. 

Kamis, 11 Juni 2026 lalu, Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Abdul Mu’ti melaporkan pelaksanaan revitalisasi pada tahun 2025 telah mencapai 100 persen dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. 

Sementara itu, pada 2026 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 triliun yang telah disetujui DPR untuk revitalisasi 11.744 satuan pendidikan dan tambahan sebesar 60.000 satuan Pendidikan. Sehingga tahun ini akan dilakukan revitalisasi sejumlah 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, semua jenjang mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan tingkat SLTA.

“Mereka yang mengerjakan revitalisasi ini untuk 71.744 itu sekitar 1,1 juta orang yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara 3 sampai 8 bulan,” ujar Abdul Mu’ti dikutip keterangan resmi Sekretariat Presiden.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |