Pemkab Bogor Siapkan Bus Listrik hingga Depok dan Puncak

17 hours ago 5

INFO TEMPO - Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan perluasan layanan bus listrik hingga Depok dan kawasan Puncak sebagai upaya memperkuat transportasi publik sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan sejumlah rute baru mulai dipersiapkan setelah pemerintah daerah melakukan uji coba operasional bus listrik pada koridor Bojonggede-Sentul.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kami meminta ada beberapa unit yang dikhususkan untuk armada pariwisata,” kata Rudy.

Ia menjelaskan, rute yang sedang dipersiapkan antara lain menghubungkan Cibinong dengan Kebun Raya Bogor serta koridor Cibinong-Stadion Pakansari-Margo City di Depok.

Pemkab Bogor juga menyiapkan rute bus listrik dari kawasan Stadion Pakansari menuju Puncak hingga perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur.

Menurut Rudy, pengembangan rute tersebut diarahkan untuk memberikan alternatif transportasi menuju sejumlah kawasan wisata sekaligus memperluas jaringan angkutan umum ramah lingkungan di Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya.

Selain menyiapkan rute wisata, Pemkab Bogor membuka opsi penambahan koridor reguler dari Bojonggede menuju kawasan exit tol Citeureup.

Rencana pengembangan koridor tersebut masih dibahas oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Pembahasan turut mempertimbangkan keberadaan angkutan umum yang telah lebih dulu beroperasi.

“Kami meminta segera dikomunikasikan lebih dulu dengan beberapa pengusaha angkutan yang ada. Kami ingin ekonomi tetap bergerak dan terobosan baru tidak mengganggu dunia usaha yang sudah ada lebih awal,” ujar Rudy.

Pemkab Bogor ingin memastikan pengembangan layanan bus listrik tetap berjalan beriringan dengan keberlangsungan usaha para pelaku transportasi yang telah melayani masyarakat.

Rudy mengatakan pemerintah daerah juga menyiapkan skema kerja sama dengan pihak swasta dalam pengadaan ataupun pengoperasian armada. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengembangkan layanan bus listrik tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Dalam skema tersebut, pemerintah daerah dapat menyiapkan lahan parkir, stasiun pengisian daya atau charging station, serta sumber daya manusia. Sementara itu, kebutuhan lain akan dikolaborasikan dengan mitra swasta.

“Kami persiapkan lahan parkir dan stasiun charger. Lalu SDM kami kolaborasikan dengan SDM yang ada di Kabupaten Bogor sehingga bagaimana caranya meminimakan anggaran APBD yang keluar,” kata Rudy.

Pemkab Bogor masih mengevaluasi hasil uji coba bus listrik pada koridor Bojonggede-Sentul sebelum menentukan skema operasional permanen dan perluasan jaringan layanan.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan rute, jumlah armada, pola kerja sama, serta kesiapan infrastruktur pendukung agar layanan bus listrik dapat beroperasi secara efektif dan berkelanjutan.(*)

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |