BAND indie rock asal New York City, The Strokes, menyampaikan penentangannya terhadap intervensi Amerika Serikat terhadap beberapa negara selama perang termasuk Iran dan Palestina. Aksi itu dilakukan melalui layar LED raksasa saat penampilannya di festival musik Coachella di California pada Sabtu, 18 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Aksi itu ditunjukkan di akhir penampilan dalam lagu terakhir bertajuk “Oblivius” yang dirilis dalam mini album Future Present Past pada 2016. Sembari vokalis Julian Casablancas menyanyikan lagu itu, LED menampilkan montase para pemimpin dunia yang kematian atau penggulingannya terbukti atau dicurigai dilakukan atas keterlibatan CIA.
Montase tersebut dimulai dengan menampilkan Patrice Lumumba, perdana menteri pertama Kongo yang terpilih secara demokratis, yang dieksekusi pada 1961 oleh regu tembak Kongo dengan dukungan militer Belgia, di tengah konspirasi CIA karena ancaman yang ditimbulkannya terhadap kendali Barat atas sumber daya mineral Kongo. Meksipun Belgia mengakui "tanggung jawab moral" dan meminta maaf atas pembunuhannya pada 2002.
Montase berlanjut dengan menampilkan presiden Guatemala Jacobo Árbenz, yang digulingkan dalam konspirasi yang direkayasa CIA pada 1954; dan presiden Bolivia Juan José Torres, yang digulingkan pada 1971 dan kemudian diculik dan dibunuh lima tahun kemudian.
Gambar tersebut juga menampilkan presiden Chili Salvador Allende, yang bunuh diri selama berlangsungnya kudeta yang didukung CIA pada 1973 untuk menggulingkan pemerintahan sosialis. Para pemimpin lain yang ditampilkan dalam montase tersebut termasuk perdana menteri Iran yang terpilih secara demokratis, Mohammad Mosaddegh, setelahnya penyebab penggulingannya dari kekuasaan pada 1953 terungkap karena adanya upaya CIA untuk melakukan kudeta.
The Strokes juga menampilkan Martin Luther King Jr., yang dibunuh pada 1968 setelah bertahun-tahun diawasi oleh FBI dan CIA meski keterlibatan pemerintah AS dalam pembunuhannya tak pernah terbukti. Ada pula gambar pemimpin militer Panama Omar Torrijos dan presiden Ekuador Jaime Roldós Aguilera, keduanya meninggal dalam kecelakaan pesawat terpisah pada 1981 yang secara resmi dikaitkan dengan kesalahan pilot.
Montase The Strokes diakhiri dengan cuplikan yang menyatakan kondisi pendidikan di Iran dan Palestina akibat perang. “Lebih dari 30 universitas di Iran telah dihancurkan oleh serangan udara AS-Israel sejak awal tahun ini,” isi tulisan itu. Diikuti oleh cuplikan penghancuran Universitas al-Israa di Gaza, universitas terakhir yang masih berdiri di Jalur Gaza sebelum pasukan Israel menghancurkannya pada 2024.
Di luar visual video, interaksi Julian Casablancas dengan penonton juga sarat akan sindiran terhadap situasi politik domestik di bawah pemerintahan Donald Trump. Casablancas sempat mengenakan kaus yang memplesetkan logo Amazon Prime menjadi "Crime" sebagai kritik terhadap korporasi besar.
Ia juga menyentil rencana pemerintah AS untuk menerapkan pendaftaran wajib militer otomatis bagi pria usia 18-25 tahun. "Kalian semangat soal draf (wajib militer)? Oh tunggu, bukan draf NFL maksudku dalam enam bulan, semua orang yang memenuhi syarat harus mendaftar militer. Kalian semangat?!" selorohnya dengan nada sarkastik. "Aku harap bisa memimpin salah satu unit Coachella, unit paling seksi di militer kita yang membanggakan."
Selain The Strokes, dukungan terhadap Palestina juga ditunjukkan dalam aksi panggung band hardcore punk asal Baltimore, Turnstile, dalam penampilannya di Coachella pada Jumat, 17 April 2026. Di tengah penampilan mereka, para personel terlihat mengangkat papan bertuliskan "Free Palestine".
Aksi The Strokes dan Turnstile menjadi sorotan dan perbincangan di media sosial. Sebab Coachella dikenal sebagai salah satu festival musik terbesar di dunia dengan jangkauan penonton global melalui siaran langsung, sehingga setiap pesan yang muncul di atas panggung berpotensi menyebar dengan cepat dan berdampak luas.
Andara Angesti berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan Editor: Mengenal The Strokes, Band Garage Rock yang akan Konser di Jakarta


















































