CANTIKA.COM, Jakarta - Penyanyi, Ariana Grande memberikan penghormatan emosional atau tribute kepada mendiang legenda musik country, Dolly Parton, sebelum tampil dalam rangkaian Eternal Sunshine Tour di London. Momen tersebut menjadi pembuka yang menyentuh bagi para penggemar yang memenuhi O2 Arena, sekaligus menjadi cara Grande mengenang sosok yang memiliki pengaruh besar dalam industri musik dunia.
Sebelum Ariana Grande muncul di atas panggung, penonton terlebih dahulu disuguhi rekaman video Dolly Parton menyanyikan lagu ikoniknya, “I Will Always Love You”. Lagu tersebut diputar sebagai bentuk penghormatan setelah Parton meninggal dunia pada Selasa dalam usia 80 tahun. Para penonton pun mendapat kesempatan untuk mengenang kembali suara dan sosok sang penyanyi sebelum konser utama dimulai.
Menariknya, penghormatan tersebut tidak sekadar dimasukkan Ariana ke dalam daftar lagu konser. Bersama timnya, pelantun “Thank U, Next” itu justru menempatkan tribute untuk Parton sebelum pertunjukan dimulai.
Setelah video selesai diputar dan rangkaian pembukaan arena berakhir, Ariana kemudian muncul di atas panggung untuk melanjutkan konsernya. Pilihan tersebut membuat penghormatan kepada Parton terasa lebih personal dan menjadi bagian tersendiri sebelum penonton menikmati pertunjukan.
“I Will Always Love You” sendiri memiliki perjalanan panjang sebelum menjadi salah satu lagu paling dikenal di dunia. Dolly Parton menulis sekaligus merekam lagu tersebut pada 1974. Hampir dua dekade kemudian, lagu itu kembali mendunia melalui versi Whitney Houston yang menjadi bagian dari film The Bodyguard (1992).
Setelah kepergian Parton, sejumlah musisi dari berbagai generasi kembali mengenang warisan sang ikon, termasuk karya-karya yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam musik country.
Penghormatan Ariana berlangsung di tengah masa residensinya di O2 Arena sebagai bagian dari Eternal Sunshine Tour, yang sekaligus menjadi tur besar pertamanya sejak 2019. Tur tersebut dijadwalkan berakhir pada 1 September. Setelahnya, Ariana disebut akan mengambil jeda dari sorotan publik dan pekerjaan.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 2 Agustus, timnya menyebut Ariana ingin menuntaskan tur tersebut dengan kondisi sehat dan bahagia sebelum beristirahat dari pekerjaan serta penampilan publik yang selama ini membuatnya terus berada dalam perhatian publik. Bagi Ariana, perjalanan tur ini disebut sebagai pengalaman yang indah karena kecintaannya kepada para penggemar dan setiap momen yang ia lewati bersama mereka.
Dolly Parton meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, dalam usia 80 tahun di Nashville, Tennessee. Kabar duka tersebut disampaikan keluarga Parton melalui sebuah pernyataan yang dibagikan ke publik. Menurut pernyataan dari humasnya yang dikutip Associated Press, Parton meninggal dengan tenang di Vanderbilt-Ingram Cancer Center setelah menghadapi “pertempuran singkat dengan kanker” dan didampingi orang-orang terkasih. Parton meninggal di Nashville setelah hampir enam dekade berkarier sebagai penyanyi, penulis lagu, aktris, sekaligus filantropis.
Kepergian Parton meninggalkan warisan panjang dalam musik country dan budaya populer. Sepanjang kariernya, ia dikenal lewat lagu-lagu seperti “Jolene”, “Coat of Many Colors”, dan “I Will Always Love You”. Ia juga merupakan sosok yang aktif dalam kegiatan filantropi, termasuk melalui program literasi anak Dolly Parton's Imagination Library. Reuters mencatat Parton telah menjual lebih dari 100 juta rekaman dan meraih 11 Grammy Awards sepanjang perjalanan kariernya.
BILLBOARD | REUTERS | ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































