AQUVIVA 3-2-1, Panduan Hidrasi Praktis agar Tetap Segar Seharian

12 hours ago 5

CANTIKA.COM, Jakarta - AQUVIVA, merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food meluncurkan kampanye 3–2–1 sebagai panduan hidrasi sederhana yang mudah diingat. Kampanye ini hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan cairan harian agar tetap nyaman menjalani berbagai aktivitas, termasuk saat berpuasa.

Mengusung konsep praktis, kampanye ini memperkenalkan pola minum 3 botol AQUVIVA ukuran 700 ml yang setara dengan 2 liter air untuk kebutuhan hidrasi 1 hari. Panduan ini dirancang agar lebih mudah diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.

Senior Brand Manager AQUVIVA, Devi Chrisnatalia, menjelaskan bahwa kampanye 3–2–1 merupakan bagian dari komitmen AQUVIVA dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

“Melalui kampanye 3–2–1, AQUVIVA ingin menghadirkan panduan hidrasi yang sederhana, praktis, dan mudah diingat, yaitu 3 botol AQUVIVA 700 ml setara 2 liter air untuk 1 hari pasti sejuknya. Melalui pola hidrasi yang lebih teratur, kami berharap masyarakat dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh dan tetap merasa nyaman dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk saat berpuasa,” ucap Devi di Jakarta Barat, Kamis, 12 Februari 2026.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, AQUVIVA menghadirkan air mineral dengan kemurnian optimal dan mineral seimbang melalui teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi, yang menjaga kualitas air sekaligus mempertahankan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen WINGS Group dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat Indonesia melalui semangat “Life Keeps Getting Better with WINGS”.

Konsistensi Minum Air Masih Jadi Tantangan

Peluncuran kampanye ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya konsistensi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan cairan harian. Sejumlah publikasi ilmiah yang dimuat dalam National Library of Medicine menunjukkan kebutuhan cairan orang dewasa umumnya berada pada kisaran 2 hingga 2,5 liter per hari. Namun, dalam praktiknya, banyak individu belum mampu memenuhinya secara konsisten.

Kondisi serupa juga terlihat di Indonesia. Penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) menunjukkan bahwa 46,1 persen masyarakat Indonesia mengalami dehidrasi ringan. Angka ini bahkan lebih tinggi pada kelompok remaja, yakni 49,5 persen, dibandingkan orang dewasa sebesar 42,5 persen.

Data tersebut juga memperlihatkan bahwa 24,75 persen remaja di dataran tinggi dan 41,70 persen remaja di dataran rendah mengalami dehidrasi ringan. Temuan ini menegaskan bahwa masalah hidrasi tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga kebiasaan dan keteraturan pola minum di tengah aktivitas dan gaya hidup modern.

Pentingnya Pola Minum yang Teratur, Terutama Saat Puasa

Dalam kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Cut Hafiah menjelaskan bahwa menjaga hidrasi bukan hanya soal jumlah cairan, tetapi juga keteraturan waktu minum.

“Tubuh manusia memiliki mekanisme keseimbangan cairan yang sangat bergantung pada keteraturan asupan minum, bukan hanya jumlahnya. Ketika asupan cairan tidak merata sepanjang hari, tubuh bisa mengalami penurunan kenyamanan dan performa ringan, seperti cepat lelah atau menurunnya konsentrasi," ungkap dr. Cut Hafiah

Pada periode puasa, perencanaan hidrasi menjadi semakin penting. Panduan sederhana seperti 3–2–1 membantu membentuk kebiasaan minum yang lebih terstruktur. Menurutnya, pola hidrasi yang terencana membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh tetap optimal meski waktu konsumsi minum lebih terbatas selama puasa.

Pilihan Editor: 5 Manfaat Minum Air saat Perut Kosong di Pagi Hari

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |