Bayi Panda Raksasa Li Ao Diperkenalkan kepada Publik di TSI

6 hours ago 6

BAYI panda raksasa yang diberi nama Satrio Wiratama alias Li Ao diperkenalkan kepada publik pada hari ini, Selasa 9 Juni 2026. Bayi panda raksasa pertama yang lahir di Indonesia itu pun resmi menjadi salah satu penghuni istana Panda di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Saat ini Li Ao menginjak usia ke 191 hari dengan bobot sekitar 11 kilogram. Kehadirannya di muka publik diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, serta menjadi momen semakin kuatnya bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Cina. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Biasanya usia Panda yang ideal untuk go publik itu memang antara 5 atau 6 bulan, jadi Rio saat ini resmi kami perkenalkan ke publik dan bisa dilihat langsung bersama induknya. Ini juga menjadi bukti bahwa konservasi tentang satwa, berhasil dan bisa dilakukan di sini," kata pendiri Taman Safari Indonesia, Jansen Manangsang.

Hadir di antara publik hari pertama adalah unsur-unsur dari pemerintah daerah dan pusat, juga perwakilan Duta Besar Cina. Mereka turut tersenyum melihat Li Ao yang mengingatkan kepada panda-panda Fu Bao dan Hua Hua di Cina yang sedang viral di media sosial. Para pengunjung dilarang untuk mengetuk kaca kandang panda atau mengambil gambar menggunakan cahaya kamera, karena dapat menyebabkan gangguan terhadap panda terutama Li Ao yang masih bayi. 

Jansen mengatakan, Li Ao merupakan keturunan induk Hu Chun dan pejantan Cai Tao, pasangan panda raksasa yang dihadiahkan oleh Presiden Cina Xi Jin Ping kepada pemerintah Indonesia pada 2017 melalui kerja sama konservasi internasional. Perkenalan ke publik hari ini, menurut dia, sudah melalui berbagai regulasi yang telah ditempuh oleh Taman Safari Indonesia (TSI).

“Mulai dari regulasi kesehatan dan regulasi endemik kesejahteraan satwa," kata dia sambil menambahkan bahwa Satrio atau Li Ao lahir lewat proses inseminasi buatan yang keempat kalinya. "Ini satu bukti bahwa kita sudah bisa menghasilkan kerja sama teknologi atau saintifik daripada ilmu kedokteran, ilmu berkembang biak," katanya lagi. 

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan akan mendorong kerja sama lainnya antara Indonesia dan Cina dan memusatkannya di Kabupaten Bogor. "Kita akan bangun kerja sama lainnya, tidak hanya di konservasi, tapi kita juga akan membuka kerja sama di bidang kesehatan hewan," kata Rudy. 

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |