Danantara Diskusi dengan Purbaya soal Pengambilalihan PNM

7 hours ago 2

CHIEF Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria menyatakan sudah berdiskusi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ihwal rencana pengalihan pengelolaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). “Saya juga bicara dengan Pak Purbaya mengenai mekanismenya, risikonya, kemudian juga bagaimana pengelolaan ke depannya,” kata Dony di gedung DPR, Senayan, Rabu, 8 April 2026.

Adapun PNM merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang saat ini menjadi anggota Danantara Indonesia. Menteri Purbaya meminta Komisi XI DPR mendukung rencana mengambil alih PNM sebagai anak usaha salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam pertemuan dengan bendahara negara itu, Dony mengatakan, Danantara juga membahas pendanaan atau funding dari PNM jika dikelola Kementerian Keuangan. Sebab selama ini pendanaan PNM berasal dari perbankan. 

Ia meyakini Purbaya akan menghitung jumlah pendanaan yang harus ditempatkan di PNM jika beroperasi di bawah Kementerian Keuangan karena jumlah pengguna layanan relatif banyak.  “Ini sedang dihitung. Jadi semuanya secara prinsip kita itu sama. Antara saya dengan Pak Purbaya itu sama secara prinsip. Kita menghitung teknisnya, kan kita tidak mau buru-buru,” kata dia.  

Rencana Purbaya mengambil alih PNM mencuat dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, pada Senin, 6 April 2026. “Saya sedang propose ke Danantara, PNM kasih ke kami. PNM Madani itu kasih ke kami, nanti kami akan jadikan PNM itu penyalur Kredit Usaha Rakyat,” kata Purbaya, seperti dikutip dari Antara.

Lebih jauh, ia mengungkapkan, rencana akuisisi PNM diajukan sebagai salah satu solusi memperlancar penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Menurut Purbaya, banyak laporan dari para pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan layanan kredit murah tersebut.

Purbaya pun menyoroti kebutuhan biaya yang cukup tinggi dalam penyaluran KUR melalui perbankan. "Kalau KUR yang lewat bank-bank itu kan kami bayar bunga tuh sampai 18 persen. Uangnya hilang (terpakai untuk membayar bunga), setiap tahun sekitar Rp 40 triliun."

Jika KUR disalurkan melalui PNM sebagai anak usaha dari salah satu SMV Kementerian Keuangan, dana senilai Rp 40 triliun itu dapat dijadikan modal untuk mentransformasikan BUMN menjadi bank UMKM. Purbaya berharap dapat menjadikan PNM sebagai bank besar bermodalkan Rp 200 triliun dalam kurun waktu lima  tahun.

Selain bank khusus, Purbaya menyatakan Kementerian Keuangan berencana membangun ekosistem pengembangan UMKM terintegrasi yang dilengkapi dengan tim penasihat, tim pemasaran, fasilitas pelatihan, hingga lembaga penjamin kredit. Ia menuturkan, usulan tersebut juga sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapatkan sinyal dukungan.

Meskipun demikian, Purbaya menyatakan Kementerian Keuangan tetap akan mematangkan rencana tersebut dan berdiskusi dengan Danantara untuk mencari jalan terbaik. “Kalau didukung oleh Komisi XI, kami akan eksekusi itu,” katanya.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |