Every Year After, Drama Romantis yang Mengajak Penonton Percaya pada Kesempatan Kedua

2 hours ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Setelah sukses mencuri perhatian lewat novel Every Summer After, kisah karya Carley Fortune kini hadir dalam versi serial bertajuk Every Year After yang seluruh episodenya sudah bisa disaksikan di Prime Video.

Berlatar keindahan Barry's Bay, serial ini memadukan romansa, nostalgia, dan dinamika hubungan antarmanusia dalam cerita yang terasa dekat dengan kehidupan. Tidak hanya berbicara tentang cinta pertama, Every Year After juga menyoroti keluarga, persahabatan, hingga proses berdamai dengan masa lalu. Berikut empat alasan mengapa serial ini layak masuk watchlist.

Chemistry yang Terasa Natural

Salah satu hal yang mejadi kekuatan serial Every Year After adalah chemistry para pemerannya, yaitu Matt Cornett yang tampil sebagai Sam, dan Sadie Soverall memerankan Percy. Penampilan keduanya yang apik pun membuat membuat penonton mudah ikut larut dalam setiap momen manis maupun konflik yang mereka hadapi.

Menariknya, serial ini tidak hanya bergantung pada romansa sebagai daya tarik utama. Hubungan kakak beradik antara Sam dan Charlie yang diperankan Michael Bradway juga menghadirkan dinamika keluarga yang hangat sekaligus realistis.

Di sisi lain, kisah persahabatan Percy dengan Chantal yang diperankan Aurora Perrineau juga menjadi salah satu bagian emosional dalam cerita. Sementara hubungannya dengan Delilah (Abigail Cowen) menunjukkan bahwa kehilangan seorang sahabat bisa sama menyakitkannya dengan kehilangan pasangan.

Romansa yang Tak Pernah Terjawab

Banyak kisah cinta pertama membekas karena meninggalkan pertanyaan yang tidak pernah benar-benar terjawab. Perasaan itulah yang menjadi inti dari Every Year After. Lewat alur yang berpindah antara masa lalu dan masa kini, penonton diajak melihat bagaimana cinta pertama mampu membentuk seseorang, bahkan bertahun-tahun setelah hubungan itu berakhir. Musim panas di tepi danau menjadi latar yang memperkuat nuansa nostalgia sepanjang cerita.

Namun serial ini tidak berhenti pada kisah Percy dan Sam, tokoh Delilah dan Charlie juga hadir dengan cerita tentang perasaan yang dipendam terlalu lama, sementara Chantal dan Jordie membuktikan bahwa hubungan yang bermakna terkadang hadir dari arah yang tidak pernah diduga.

Bukan Cuma Soal Kisah Cinta

Meski romansa menjadi benang merah cerita, Every Year After menghadirkan tema yang jauh lebih luas. Serial ini mengangkat persoalan kehilangan, keluarga, persahabatan, penyesalan, hingga keberanian untuk memaafkan diri sendiri. Setiap karakter pun digambarkan sebagai sosok yang tidak sempurna, di mana mereka membuat kesalahan, menghadapi konsekuensi dari pilihan hidup, lalu berusaha mencari jalan untuk menerima masa lalu.

Soundtrack yang Emosional

Nuansa emosional serial ini semakin terasa berkat deretan soundtrack yang dipilih. Lagu-lagu seperti Northern Attitude milik Noah Kahan, Light On dari Maggie Rogers, Badlands dari Mumford & Sons bersama Gracie Abrams, Island in the Sun dari Weezer, Fine Line dari Harry Styles, Ocean Eyes milik Billie Eilish, hingga Here You Come Again dari Dolly Parton mengiringi berbagai momen penting dalam perjalanan para karakter.

Alih-alih hanya menjadi musik latar, setiap lagu membantu membangun suasana, mulai dari euforia jatuh cinta, rasa kehilangan, hingga harapan untuk kembali menemukan seseorang yang pernah begitu berarti. Jadi, tunggu apa lagi? Every Year After bisa kamu saksikan di Prime Video.

Pilihan Editor: Absolute Value of Romance, Drama Remaja tentang Cinta, Mimpi, dan Dunia Rahasia Seorang Penulis

LANNY KUSUMASTUTI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |