Gunung Dukono Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 1,3 Kilometer

3 hours ago 1

ERUPSI Gunung Dukono yang berlokasi di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 07.55 WIT. Dalam erupsi itu, Gunung Dukono memuntahkan abu vulkanik setinggi 1,3 kilometer dari puncak kawah. 

Petugas Pos Pengamatan Gunung Dukono, Bambang Sugiono, mengatakan kepulan abu berwarna putih hingga kelabu mengarah ke sektor timur. Getaran yang dihasilkan beramplitudo maksimum 34 milimeter. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 43.67 detik," kata Bambang dalam laporannya untuk Badan Geologi. 

Sehari sebelumnya, gunung api setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu erupsi pada pukul 05.40 WIT dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak. Gunung Dukono tercatat sudah meletus 157 kali sejak Januari 2026 dan menjadikan gunung ini sebagai gunung api paling aktif ketiga di Indonesia. 

Badan Geologi menetapkan status Gunung Dukono di Level  II atau Waspada. Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria meminta masyarakat sekitar ataupun pendaki tidak beraktivitas seperti melakukan pendakian dan mendekati Kawah Malupang dan Warirang di dalam radius empat kilometer. 

"Kami merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya.

Gunung Dukono bertipe statovolcano atau berbentuk kerucut dengan kompleks kawah majemuk. Erupsi Gunung Dukono bertipe stromboli-volkano yang ditandai dengan letusan eksplosif kecil hingga menengah secara terus menerus seraya disertai muntahan abu vulkanik. 

Gunung Dukono masuk ke dalam bagian dari busur vulkanik Halmahera yang mulai menunjukkan aktif erupsi sejak 1933. Aktivitas vulkanik gunung ini dipicu pergerakan Lempeng Laut Maluku. Gunung berapi lainnya yang terbentuk akibat pertemuan tiga lempeng tektonik Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia adalah Gunung Tobaru, Ibu, Todoku-ranu, dan Gamkonora. 

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |