Kata Menko Polkam dan DPR tentang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi

14 hours ago 8

INFO TEMPO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dalam tiga gelombang. Gelombang pertama telah berjalan pada Mei-Juli 2026. Saat ini sedang bergulir gelombang kedua yang dimulai pada Agustus 2026.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pembangunan daerah dan memotivasi para kepala daerah untuk bekerja lebih giat. Kemendagri, yang menaungi semua pemerintah daerah di Indonesia, memiliki peran dalam mengevaluasi dan mengarahkan pemerintah daerah agar menghadirkan kinerja dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat serta mendukung program prioritas nasional.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Ibarat carrot and stick, kita jangan hanya memberikan stick-nya, tapi juga carrot-nya. Nah, apresiasi ini merupakan bagian dari carrot tadi," kata Tito. Apresiasi atas kinerja terbaik pemerintah daerah dalam berbagai aspek, menurut Tito, menjadi panggung untuk menunjukkan masih banyak kepala daerah yang berupaya memajukan daerahnya dan bekerja dengan baik untuk menyejahterakan masyarakat.

Kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 telah berlangsung di berbagai titik, yakni di Palembang, Balikpapan, Senggigi, Yogyakarta, Kendari, Jayapura, dan Kota Batam. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Hor.) (Purn.) Djamari Chaniago hadir dalam beberapa rangkaian acara apresiasi dan menyampaikan pandangannya terhadap kegiatan ini.

"Apresiasi ini sangat membanggakan dan prestasi yang sudah dicapai merupakan hasil kerja sama di lingkungan daerah masing-masing," kata Djamari saat memberi sambutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sumatera yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Djamari melanjutkan, kategori yang menjadi basis penilaian dalam gelombang pertama dan kedua sesuai dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dengan kategori yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan dilaksanakan oleh semua pemerintah daerah kemudian dinilai melalui apresiasi ini, Djamari optimistis target pembangunan dapat tercapai.

"Sebab, tidak mungkin ada prestasi yang dilakukan oleh satu atau dua orang. Tentu pemimpin bersama masyarakat kompak untuk mencapai prestasi ini," ucapnya. "Kami di (pemerintah) pusat menunggu dan ingin melihat prestasi-prestasi lain di daerah."

Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyambut baik ajang kompetisi pemerintah daerah berprestasi ini. "Saya memberi apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang menyelenggarakan kegiatan ini," katanya.

Rifqinizamy mengingat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 di Komisi II DPR, ketika Mendagri Tito mengajukan anggaran Rp 1 triliun untuk melaksanakan kegiatan apresiasi. "Kemudian saya menanyakan apa urgensi anggaran tersebut?" katanya.

Setelah mengetahui alasannya, Rifqinizamy mengamini penjelaskan Mendagri Tito Karnavian perihal analogi stick and carrot kepada pemerintah daerah. “Carrot-nya mungkin tidak seberapa, Rp 1 triliun kita bagi sedikit-sedikit dengan indikator yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Terima kasih Pak Mendagri dan jajaran," katanya. "Komisi II DPR merasa terhormat bermitra dengan Pak Tito dan jajarannya. Hubungan Kemendagri dengan Komisi II berjalan sangat baik."(*)

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |