KCIC: Waspadai Penipuan Tiket Whoosh lewat WhatsApp

12 hours ago 4

PT KERETA Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan Kereta Cepat Whoosh melalui aplikasi WhatsApp, terutama yang menawarkan pembelian tiket maupun layanan perjalanan dari nomor tidak resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu, 29 Juli 2026, seperti dikutip dari Antara.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut dia, pelaku penipuan kerap menggunakan nama, logo, jadwal perjalanan hingga materi visual Whoosh untuk meyakinkan calon korban bahwa layanan tersebut berasal dari pihak resmi.

KCIC menegaskan pihaknya tidak pernah mengarahkan pembayaran tiket ke rekening pribadi maupun rekening yang disampaikan melalui nomor WhatsApp yang tidak resmi.

Eva menjelaskan salah satu modus yang ditemukan berawal dari iklan di media sosial yang mengatasnamakan Whoosh dan mengarahkan masyarakat untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu.

Setelah itu, pelaku memberikan informasi jadwal perjalanan yang menyerupai layanan resmi, meminta data pribadi, hingga mengarahkan pembayaran ke rekening perorangan. Pelaku juga kerap menawarkan promo atau fasilitas perjalanan yang tidak sesuai dengan layanan resmi Whoosh.

KCIC menegaskan tiket Whoosh hanya dapat dibeli melalui kanal penjualan resmi, yaitu aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, loket dan Ticket Vending Machine di stasiun Whoosh, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

“Sementara itu, layanan Whoosh Contact Center di nomor 0811-8888-111 digunakan untuk kebutuhan informasi, kritik, saran, pengaduan, pemesanan rombongan, hingga voucher perjalanan,” ujar dia.

Selain itu, kata dia, masyarakat diminta berhati-hati terhadap tautan maupun dokumen mencurigakan yang dikirimkan melalui nomor yang mengatasnamakan Whoosh.

“Jika menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan transaksi, simpan bukti percakapan, blokir nomor tersebut, serta laporkan kepada platform terkait dan Whoosh Contact Center,” kata Eva.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |