Pascagempa 2026, Candi Prambanan Perkuat Mitigasi Wisata

5 hours ago 7

DUA dekade setelah gempa bumi tektonik yang mengguncang Yogyakarta, pengelola Candi Prambanan memperketat sistem mitigasi. Termasuk mengimbau para pelancong untuk memperhatikan regulasi khusus, karena kompleks pusaka budaya ini berdiri tepat di atas jalur sesar opak aktif. Langkah ini demi kelestarian struktur bangunan kuno tersebut. 

Bencana alam 20 tahun lalu diketahui meninggalkan kerusakan yang sangat parah pada kompleks percandian. Di antaranya keruntuhan pada batuan penyusun utama, terutama menimpa bangunan Candi Siwa yang memicu kerusakan struktural serius pada bagian atap hingga menyebabkan tubuh candi menjadi miring.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pengelola Candi Prambanan yang juga menjabat sebagai Direktur Operasi InJourney Destination Management, Indung Purwita Jati, menegaskan pentingnya edukasi bencana pada destinasi sejarah tersebut. "Candi Prambanan yang jadi destinasi, perlu menjadi ruang edukasi kesiapsiagaan bencana itu, karena pernah mengalaminya langsung," ujar Indung, Sabtu 26 Mei 2026.

Indung menjelaskan bahwa langkah pemulihan fisik konstruksi sebenarnya sudah rampung dilakukan sesaat setelah gempa terjadi tanpa melakukan pembongkaran total. Sedangkan untuk menjaga aspek perawatan sekaligus keamanan spiritual dan fisik cagar budaya, pihaknya menerapkan sistem penyaringan ketat untuk arus kunjungan wisatawan.

Pembatasan jumlah pengunjung yang naik ke struktur candi pun bukan untuk menghalangi minat masyarakat dalam berwisata. Namun untuk menjaga ketahanan struktur batu candi yang terus di makan usia.

"Kita juga memberi rambu-rambu di tiap sudut, misalnya tidak boleh memicu gerakan yang merusak, karena konstruksi candi cukup rawan, artinya di situ kan batu-batu khusus yang tidak boleh sembarangan diberi beban atau bahkan dipegang sembarangan," kata dia.

Kerusakan-kerusakan kecil pada salah satu bagian candi berpotensi berdampak menyebar menjadi kerusakan lebih besar. Karena umumnya strukturnya saling terhubung. Lebih lanjut, ia memastikan bahwa dalam proses pemeliharaan jangka panjang ini,  tidak ada bagian struktural warisan dunia tersebut yang dibongkar total atau didirikan kembali dari awal. "Sejauh ini tidak ada struktur yang dibangun ulang, hanya perbaikan saja," kata dia.

Dalam puncak rangkaian refleksi kebencanaan, pengelola menggelar acara apel kesiapsiagaan bencana dan gelar peralatan berskala besar yang dipusatkan langsung di dalam kawasan destinasi Candi Prambanan. 

Indung menuturkan, pengelola sejauh ini telah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk  pelatihan tanggap darurat yang menyasar sepuluh institusi sekolah menengah atas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 ini, tercatat sebanyak 1.000 pelajar tingkat SMA dari lima kabupaten dan kota di DIY telah dilibatkan secara aktif dalam edukasi ketangguhan menghadapi bencana. Pemilihan kelompok murid sekolah menengah atas karena dinilai telah memiliki kapasitas kognitif yang matang serta pemahaman edukasi yang mumpuni. 

Kompetensi tersebut diharapkan mampu menstimulasi para siswa untuk bertindak sebagai agen perubahan yang menyebarluaskan ilmu tanggap bencana kepada internal keluarga maupun komunitas sosial di sekitar tempat tinggal mereka. 

Di samping penguatan internal kawasan budaya, PT TWC juga telah memiliki unit respons cepat kemanusiaan yang diberi nama Tim Gurila, sebuah akronim dari Gunung Rimba Laut. Satuan tugas khusus ini dibentuk dengan dedikasi utama untuk membantu memulihkan kondisi psikologis serta fisik warga masyarakat yang menjadi korban bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |