Polisi Gagalkan Peredaran Ekstasi dan Sabu di Sumsel

5 hours ago 6

DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ekstasi dan sabu yang diduga akan diedarkan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Pengungkapan ini sebagai hasil operasi gabungan bersama Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan Satgas Narcotics Investigation Centre (NIC) Bareskrim Polri.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 11.443 butir ekstasi dan hampir 1,4 kilogram sabu yang rencananya akan diedarkan ke beberapa wilayah potensial di Sumatera Selatan,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Komisaris Besar Yulian Perdana dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, 15 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Yulian menuturkan dalam operasi tersebut polisi turut menangkap seorang tersangka berinisial PB. Ia diduga berperan sebagai pemasok narkotika.

Pengungkapan kasus bermula dari penangkapan tersangka di sebuah rumah kos di kawasan Palembang Trade Center (PTC), Palembang. Dari lokasi tersebut, tim menemukan ribuan pil ekstasi yang telah dipersiapkan untuk diedarkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menerapkan metode controlled delivery guna mengidentifikasi jalur distribusi dan jaringan yang terlibat.

Hasil pengembangan mengarahkan petugas ke dua lokasi berbeda, yakni di Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang. Di Lahat, petugas menemukan 309,47 gram sabu yang telah dikemas untuk pengiriman, sementara di Empat Lawang polisi menemukan 1.090 gram sabu dengan pola distribusi yang sama. 

Menurut Yulian, penyelidikan juga mengungkap adanya keterkaitan tersangka dengan seorang DPO berinisial A yang diduga mengendalikan jaringan dari Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, hasil koordinasi dengan NIC Bareskrim Polri, polisi juga menangkap seorang penerima paket narkotika di wilayah Bogor, Jawa Barat.

“Penyidikan akan terus dikembangkan untuk memburu seluruh pihak yang terlibat, baik kurir, pemasok maupun pengendali jaringan, sehingga peredaran narkotika ini dapat diputus hingga ke akarnya,” ujar dia.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |