Rusia: Resolusi DK PBB Bisa Picu Eskalasi di Timur Tengah

4 hours ago 5

RUSIA memperingatkan anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Dewan Keamanan PBB agar tidak mendorong rancangan resolusi yang dinilai sepihak dan konfrontatif terkait situasi di Timur Tengah. Moskow menilai langkah tersebut dapat memicu gelombang eskalasi baru di kawasan.

Menurut laporan Anadolu pada Kamis, 7 Mei 2026, Misi Permanen Rusia di PBB meminta anggota DK PBB tidak “secara artifisial memanaskan ketegangan” di dalam dewan melalui dorongan terhadap rancangan resolusi tertentu.

“Kami mendesak rekan-rekan kami di DK PBB untuk menahan diri dari upaya memanaskan ketegangan secara artifisial di dalam dewan. Ini termasuk dengan mendorong rancangan resolusi yang sepihak dan konfrontatif, yang jika diadopsi dapat memicu gelombang eskalasi baru di Timur Tengah dengan konsekuensi yang sangat tidak dapat diprediksi,” demikian pernyataan mereka.

Rusia Tolak Resolusi Anti-Iran Usulan AS

Menurut laporan Press TV, Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya juga secara tegas menolak rancangan resolusi anti-Iran yang diusulkan Amerika Serikat di DK PBB.

Pernyataan itu disampaikan Nebenzya saat pembahasan keamanan maritim di Teluk Persia. Amerika Serikat dan sekutunya disebut mendorong rancangan resolusi yang dinilai para pengkritiknya secara tidak adil menargetkan langkah pertahanan Iran di Selat Hormuz.

Menurut Press TV, Rusia berulang kali menegaskan tidak akan mendukung dokumen apa pun yang hanya menyalahkan Iran tanpa membahas akar persoalan, yakni tindakan serangan Amerika Serikat dan Israel yang disebut telah mengguncang stabilitas kawasan.

“Kami menolak setiap upaya untuk memaksakan narasi yang tidak seimbang terhadap Iran tanpa mempertimbangkan motif dan akar penyebab krisis,” kata Nebenzya.

Ia juga memperingatkan bahwa pengesahan resolusi yang bias dapat memicu ketegangan baru di Timur Tengah. “Kami memperingatkan bahwa pengadopsian resolusi yang bias dapat memicu gelombang ketegangan baru di kawasan Timur Tengah,” ujar dia.

Rusia Soroti Serangan ke Iran

Dalam pernyataannya, Rusia menegaskan pihaknya terus mendukung penghentian kekerasan tanpa syarat dan penyelesaian politik serta diplomatik terhadap perang Iran. Moskow juga menyebut eskalasi terbaru di Timur Tengah merupakan konsekuensi langsung dari serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Rusia menyatakan jalur diplomasi harus dijaga dari berbagai provokasi, termasuk retorika keras dan penggunaan kekuatan militer, yang dinilai dapat menggagalkan proses negosiasi yang masih rapuh.

Rusia juga menyatakan dukungan terhadap upaya mediasi Pakistan dalam konflik tersebut. “Kami mendukung inisiatif yang relevan dari sahabat kami di Pakistan dan berharap upaya mediasi mereka dapat menghasilkan hasil yang diharapkan,” demikian isi pernyataan itu.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |